Cara export dan import database SQL dengan Navicat

Proses backup data adalah hal sangat penting bagi setiap programmer dan administrator database untuk menghindari seandainya saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Backup database adalah proses pencadangan data menjadi sebuah file berekstensi SQL yang berisi data, function, trigger, dll. Proses backup database menjadi file sql ini yang disebut sebagai export, file SQL inilah yang nantinya bisa dipakai apabila data utama hilang atau mengalami kerusakan.

Proses restore atau mengembalikan data adalah proses dimana file backup dijalankan untuk menggantikan atau memperbaiki data utama, proses mengembalikan database inilah yang disebut sebagai proses import. Setelah sebelumnya kita membahas cara import dan export database sql dengan PhpMyadmin, kali ini kita akan melakukannya dengan aplikasi Navicat. Proses backup dan restore ini bisa anda aplikasikan pada database sql antara lain MySQL, Postgresql, SQL Server, dll.

Proses Backup (export) database SQL dengan navicat :

  1. Pertama buka aplikasi navicat kemudian klik kanan pada database yang akan dilakukan proses backup, disini saya memilih database carilisensi. Pilih Dump SQL File, Pilih Structure And Data.. jika ingin membackup seluruh table beserta datanya atau pilih Structure Only jika ingin membackup sturktur tablenya saja.
  2. Selanjutnya pilihlah lokasi untuk menyimpan file backup anda, selanjutnya pilih Save.
  3. Tunggulah sampai proses dumping database selesai, waktu backup bervariasi tergantung ukuran database dan koneksi internet jika anda terkoneksi dengan provider hosting.
  4. Setelah proses backup selesai, klik close.

Proses Restore database SQL dengan Navicat

  1. Buka aplikasi navicat, disini saya membuat database baru untuk proses restore-nya. Untuk membuat database baru, klik kanan pada koneksi, klik New Database..
  2. Masukkan nama database disini saya memakai nama newdatabase, setelah itu klik OK.
  3. Untuk memulai restore database, klik kanan pada database yang ingin diperbarui. Pilih Execute SQL File…
  4. Hilangkan checkbox pada Run multiple queries in each execution, selanjutnya memilih file sql yang akan direstore dengan klik tombol …
  5. Pilih file sql yang akan direstore, klik open.
  6. Untuk memulain proses restore klik pada tombol start
  7. Setelah proses restore selesai, klik close.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *