Belajar bahasa pemrograman Kotlin: When Statement

 

Pada artikel sebelumnya kita belajar mengenai perulangan atau looping pada bahasa kotlin, kali ini kita akan belajar when statement.

When statement digunakan sebagai pengganti statement switch yang biasanya ada pada bahasa tradisional seperti Java atau C++.

Sebenarnya when ini agak memiliki kemiripan dengan statement if else, tetapi when sendiri bisa menjadi sangat ringkas.

Jika kondisi if dikira terlalu banyak maka kita bisa menggunakan when sebagai metode singkatnya.

Contoh sederhanya seperti berikut:

fun main(){
    val a = 2
    when(a){
        1 -> println("Satu")
        2 -> {
            println("Jackpot")
            println("Angka dua")
        }
        3 -> println("Tiga")
    }
}

pada contoh diatas kita mencoba mendeklarasikan variabel a dengan nilai 2, kemudian kita menggunakan ekspresi when untuk mengecek nilainya.

Jika kita ingin menjalankan kode program dalam when yang lebih dari satu baris, maka kita memerlukan curly braces { }.

Jika kode diatas dijalankan maka hasilnya adalah:

Menyimpan hasil case when ke dalam sebuah variabel

Kadang kita perlu untuk menyimpan hasil pengolahan data dengan case when ini, misalnya ada proses yang terjadi dalam statement when.

fun main(){
    val a = 1
    var angka = when(a){
        1 -> "Satu"
        2 -> "Dua"
        3 -> "Tiga"
        else -> "Bukan 1 - 3"
    }
    println("Angka: " + angka )
}

pada contoh diatas kita menyimpan data hasil proses when, statement else digunakan jika tidak ada data yang sesuai, maka hasil dari else akan digunakan.

Menentukan range / rentang variabel dengan when

Terkadang kita perlu menentukan nilai when ini dari range tertentu, apakah dia diantara angka 1 – 10 atau yang lainnya.

fun main(){
    val a = 21
    when(a){
        in 0..10 -> println("0 - 10")
        in 11..20 -> println("11 - 20")
        in 21..30 -> println("21 - 30")
        else -> println("N/A")
    }
}

Pada contoh diatas kita mengecek rentang nilai dari suatu variabel dan kemudian menampilkan hasilnya dalam layar console.

Semoga artikel kali ini bisa membantu teman-teman. Semangat belajar hal baru, Cheers!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *