Backup dan Restore database MySQL dengan DataGrip

Backup database dalam periode tertentu adalah sangat penting, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terhadap database utama yang sedang berjalan.

DataGrip adalah salah satu product dari perusahaan Jetbrain yang berfungsi untuk melakukan pengolahan data didalam sebuah database.

Salah satu fitur yang akan kita bahas adalah fitur backup dan restore database MySql menjadi file .sql yang dapat digunakan jika database utama mengalami masalah atau kerusakan.

Proses backup database bisa juga disebut export, sementara restore database biasa disebut import. DataGrip adalah aplikasi yang sangat handal untuk penanganan Database.

Proses export (Backup) database dengan aplikasi DataGrip

  1. Pertama buka aplikasi DataGrip, kemudian klik kanan pada database yang ingin dibackup. Selanjutnya pilih export with ‘mysqldump’.
  2. Selanjunya pilih lokasi penyimpanan file backup Sql, dengan menklik tombol browse.
  3. Selanjutnya klik tombol run untuk melakukan proses backup.
  4. Database telah sukses ter-backup, pastikan anda menaruh database ditempat yang aman.

Proses Import (Restore) database MySql dengan aplikasi Datagrip

  1. Untuk melakukan proses restore saya membuat satu database baru. Untuk membuat database baru klik kanan pada host, kemudian pilih New -> pilih Schema.
  2. Isi nama database yang ingin kalian buat pada kolom Name, disini saya menggunakan nama contoh_db, klik OK.
  3. Selanjutnya klik kanan pada database yang sudah dibuat, klik Run SQL Script…
  4. Pilih database yang sudah kalian backup, selanjutnya klik OK untuk melanjutkan proses restore database.
  5. Tunggu sampai proses restore database selesai dan voila, proses import database berhasil.

Semoga artikel kali ini membantu teman-teman semuanya, semoga hari kalian menyenangkan. Selamat belajar hal baru!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *